Sesal

Degg!! Sakit sekali… Terngiang lagi sebutan penjahat, tidak punya hati, egois dan sebagainya yang dialamatkan pada saya dua malam lalu. Seakan semua itu memang benar adanya. Dalam hati saya sudah meniatkan pulang selama dua pekan dan meninggalkan semuanya untuk sementara, setelah saya menyelesaikan urusan saya selama lima hari. Namun nyatanya sudah terlambat. Seandainya saja pekan…

Kontradiksi

Tulang yang terbungkus kulitPipi yang cekungRambut yang menipis Hampir-hampir saya tak mengenali beliau. Beliau adalah sosok yang baik bagi saya. Saat kecil, beliau senang mengajak kami bermain kartu remi. Mengajak kami jalan-jalan. Beliau juga tak segan membelikan kami makanan ketika kami berkunjung. Tak pernah terlihat kesusahan di raut wajah beliau, hingga akhirnya… Alasan ekonomi. Percekcokan….

Akhirnya, skenario yang indah

Ada bagian hati yang bernama perih ketika menerima kebaikan yang ditebar orang lain sedangkan diri tak mampu memberi lebih Ada bagian hati bernama malu Ketika diri menjadi beban dimana sudah saatnya menjadi insan mandiri Ada bagian hati bernama pilu Ketika itu, aku tahu Bahwa sedih berkepanjangan tak akan membawa apapun Yang bisa mengubah kelu itu…

Di mushala kecil itu, kami membicarakan surga

#reportase Alhamdulillah, kajian diniyah ibu-ibu binaan, sekaligus media memperat tali silaturrahim antara BPU dengan ibu binaan, berlangsung lancar. Meskipun terlambat satu jam, menjadi tak mengapa karena sesungguhnya saya  menikmati detik-detik bersama adik pembinaan BPU yang bersemangat, di mushola yang kerap kali dipanggil mushola Pak Haji Seno di Kejawan Gebang. Ketika saya mendengar cerita mereka, perkembangan…

Satu episode (lagi) di pengajaran

“Kalian sayang orang tua kalian nggak?” Adik-adik terdiam. Akhirnya perhatian mereka sepenuhnya tertuju pada saya. “Iya dong, mbak!” Ujar mereka. “Mau tahu bagaimana kalian bisa membahagiakan orang tua? Mengantarkan mereka ke surga?” Diam. Sepertinya mereka menantikan kelanjutan kalimat saya. Saya melanjutkan, “Dengan menjadi anak shalih! Itu menjadi salah satu amalan yang nggak terputus buat orang…

Just ordinary idea : “debat ini harus diakhiri”

Kurang lebih setahun lalu, grup fesbuk itu masih aman tentram dan sentosa. Grup itu biasanya hanya memosting hal-hal yang hampir pasti disepakati umat seperti ajakan puasa, kajian masjid, motivasi islami dll, sampai pernah ada yang berkata lebih dari sekali, “Grup ini membuat hatiku sejuk :’)”. Lalu beberapa bulan terakhir, grup itu menjadi ramai dengan perbincangan….

Quote #3

Dalam kesibukan, sebagian dari kita mungkin mencari keuntungan duniawi. Dalam kesibukan, sebagian dari kita mungkin mencari popularitas. Dalam kesibukan, sebagian dari kita mungkin hanya menurutkan hawa nafsu. Dan dalam kesibukan, semoga keberkahan selalu menyertai, dan semoga Allah meridhai… …Karena sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan.  

Mimpi besar itu, semoga!

Mereka memiliki cita-cita menyatukan umat. Mereka memiliki asa membumbung tinggi demi mengembalikan kejayaan kamu muslimin. Mereka menyimpan mimpi itu, masing-masing di hatinya. Dengan tekad itu, mereka berjanji memperjuangkan mimpi-mimpi itu dimanapun mereka berada nantinya. Dengan niat tulus, mereka bergerak di sekitar. Mereka memiliki keoptimisan menatap masa depan. Semangat mereka berkobar menyala-nyala. Mereka tangguh, menurut penilaian…

Semangat menulis, semangat produktif

Satu hal yang membuatku terpesona adalah ketika menemukan blog/web insan keren. Didalamnya tertulis banyak hikmah dan pelajaran (Al-Qur’an dan Hadist juga begitu :)), sehingga membuat diri ini terus bermuhasabah dan memperbaiki diri… Dengan kita menulis hal yang positif, secara tidak langsung kita mengajak orang lain berbuat kebaikan, merenung, dan menambah khasanah. Apalagi jika tulisan tersebut…

Senyum dulu yuuk ^_^

Galau terhimpit masalah? Sumpek tugas? Amanah pada ngga beres? Moodnya pengen marah melulu? Obatnya adalah syukuri kehidupan anda. Coba hitung jutaan nikmat di sekitar Anda. Maka, tersenyumlah sebelum tersenyum itu dilarang, dan insyaAllah setelah kesulitan pasti ada kemudahan-kemudahan 🙂 And this is it, potret senyum adik binaan akhwat BPU. created by muzy.com

Antara nasyid, murottal dan lagu kartun

Pernah tersindir seorang pembicara di masjid IAIN, Ramadhan tahun lalu. Aktivis dakwah kampus sekarang lagunya bukan lagi nasyid, terlebih lagi Maher Zain (Dar!). Lagu-lagu itu hanya buat aktivis ‘newbie’, atau orang awam untuk mengenalkan indahnya Islam dan mengajak untuk berjuang di dalamnya. Lalu murobbi pun berkata : Kalo ADK, musiknya ya murotal. Hapalan surat. Bukan…

Segudang motivasi di gedung pascasarjana

Sore itu, kami pergi ke ruangannya. Beliau adalah seseorang yang banyak membantu kami dalam proses administrasi beasiswa Fast Track. Mulanya saya tidak menyangka akan mendapat banyak cerita dari beliau. Saya menulisnya beberapa, karena takut lupa. Pesan beliau diantaranya: 1. Kebahagiaan tidak bisa diukur dari materi. Jika kita menganggap, kaya mampu membuat kita bahagia, maka itu…