Berhenti menjadi lugu

Sejak dulu saya memahami bahwa yang namanya menjadi orang baik itu ialah suatu kelebihan. Menjadi orang dengan sifat berbaik sangka ialah sebuah prioritas. Memaafkan kesalahan, mengutamakan hubungan, mempercayai orang ialah suatu hal yang selayaknya dilakukan dalam pergaulan. Namun kenyataan di lapangan tidak seperti itu. Tidak semua orang punya pikiran positif, bersih atau lurus. Ada sebagian yang bermuka dua. Ada pula yang dari awal terlihat berobsesi. Ada yang bahkan tidak peduli, berniat bermain aman. Beruntungnya saya memulainya bersama dengan orang-orang yang bisa saya percayai, minimal dinilai dari agama dan kesehariannya.

Sikap saya masih lugu dan polos, kata orang-orang. Dulu saya bangga dengan sebutan ini. Saya terinspirasi dari tokoh anime yang saya baca dimana orang yang berpikiran lurus dan pekerja keras pasti akan berhasil dalam hidupnya. Tapi itu bukanlah kelebihan. Yah, itu karena dulu saya sangat selektif dalam memilih teman yang bisa dipercayai. Mana saja teman yang pikiran dan akhlaknya baik. Saya belum terlalu tahu bagaimana caranya menghadapi orang dengan berbagai macam latar belakang. Yang saya lakukan hanyalah mengamati dan mengamati, tanpa praktik di lapangan.

Satu hal yang saya pahami, segalanya perlulah belajar. Perlu melakukan filter terhadap siapa kawan dan lawan, begitu masukan seorang rekan. Perlu banyak berlatih mengenali dan menghadapi orang. Istilahnya, saya perlu memperbanyak “jam terbang”. Yah, semoga saya tidak menjadi polos lagi. Menjadi orang yang paham keadaan dan menyadari bagaimana seharusnya bersikap. Mampu menempatkan diri dengan baik kapanpun dan dimanapun. Mengetahui siapa domba dan serigala berbulu domba. Semangat(!)

6 pemikiran pada “Berhenti menjadi lugu

  1. sepertinya berkpribadian introvert, pengamat.

  2. saya tutorin dong mbak, hihihi ;D

  3. mampirr aah hihihi looh ada ova jugaa😀

  4. Ikut nutorin deh ris :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s