Satu episode (lagi) di pengajaran

“Kalian sayang orang tua kalian nggak?”

Adik-adik terdiam. Akhirnya perhatian mereka sepenuhnya tertuju pada saya. “Iya dong, mbak!” Ujar mereka.

“Mau tahu bagaimana kalian bisa membahagiakan orang tua? Mengantarkan mereka ke surga?”

Diam. Sepertinya mereka menantikan kelanjutan kalimat saya. Saya melanjutkan, “Dengan menjadi anak shalih! Itu menjadi salah satu amalan yang nggak terputus buat orang tua kalian, meskipun mereka sudah tidak ada di dunia ini. Dengan mendoakan mereka setiap hari. Ingat doanya, kan?” Sontak kami pun berdoa untuk orang tua kami masing-masing. Allahummaghfirlii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shagiiraa. Ada rasa trenyuh melihat kesungguhan mereka, dibalik kenakalan-kenakalan yang pernah mereka perbuat. Anak kecil seperti mereka memang butuh tempat curhat. Mereka butuh orang yang bisa mengarahkan mereka ketika mereka dirundung masalah. Benar sekali, karena akhirnya mereka terbuka sekali saat dek Umi, salah satu pengajar, memancing mereka untuk bercerita.

Memang lingkungan mereka kontras sekali dengan adik-adik saya yang bersekolah di sekolah Islam dan juga terkondisikan di rumah. Untuk hal ini, tidaklah perlu saya sebutkan bagaimana kontrasnya. Dan untuk mengubah semua itu, bukan hal yang MUDAH. Baca :m.u.d.a.h. Butuh konsistensi dan semangat luar biasa.

Hikmah untuk pengajaran yang kesekian kalinya ini: Anak kecil tidak suka dimarahi, sebesar apapun kenakalan mereka. Sudahlah cukup bila mereka dimarahi orang tuanya, gurunya atau teman sepermainannya. Kami hanya pengajar yang mencoba sedikit membantu proses pendidikan mereka. Pertemuan sore itu menjadikan pelajaran bagi kami bahwa mereka butuh dihargai dan disayangi, bukan diajar dengan kekerasan. Siapapun yang dikerasi, maka responnya tentu akan mengeras pula. Pada akhirnya yang ada adalah usaha membelot dan pemberontakan. Bener banget bahwa dakwah harus dengan hikmah dan pengajaran yang baik. Dakwah ke anak kecil? Why not. Karena mereka adalah generasi penerus kita😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s