Just ordinary idea : “debat ini harus diakhiri”

Kurang lebih setahun lalu, grup fesbuk itu masih aman tentram dan sentosa. Grup itu biasanya hanya memosting hal-hal yang hampir pasti disepakati umat seperti ajakan puasa, kajian masjid, motivasi islami dll, sampai pernah ada yang berkata lebih dari sekali, “Grup ini membuat hatiku sejuk :’)”.

Lalu beberapa bulan terakhir, grup itu menjadi ramai dengan perbincangan. Jika yang dibahas adalah sesuatu yang layak didiskusikan seperti urgensi liberal dan fiqih, atau tanya jawab tentang hukum suatu ibadah, maka tak mengapa dilakukan untuk penggalian ilmu bersama. Namun akhir-akhir ini, agaknya sering nyerempet perbedaan yang tak mungkin disatukan, apalagi jika hal itu menyangkut ibadah. Orang akan mulai membela diri, lalu disanggah, keluarlah dalil-dalil, fatwa, dan sumber lainnya, dan akhirnya muncul perdebatan yang mengutamakan ego pribadi. Gemes jadinya -_-

Hmm, jadi teringat perdebatan di grup yang berbeda. Alhamdulillah, sampai sekarang sudah adem ayem kembali. Seakan macannya telah tertidur, hehe (if u know what i mean, peace ^^d).

Melihat ini,saya punya ide sederhana. Daripada baca grup yang isinya debat yang megeli, capek, dll, mending difasilitasi keingintahuan tersebut dengan membuat suatu sarana berjudul “Anda bertanya, ustadz menjawab”. Jadi kita yang notabene masih mahasiswa dengan ilmu ‘cetek’ tidak perlu adu pendapat, apalagi kita bukanlah orang hebat seperti para sahabat, tabiin atau shalafusshalih. Ustadz tersebut haruslah orang yang mampu menjembatani perbedaan pendapat dengan melihat masalah dari berbagai sudut pandang, di samping ia memiliki keluasan tsaqofah keislaman.

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. An-Nahl, 16: 125).

Jadi ketika ada suatu topik muncul yang masuk kualifikasi admin (sesuai jaman, sering ditanyakan, atau perlu pengkajian lebih lanjut dari sang ahli), silahkan dilist pertanyaan-pertanyaan terkait topik tersebut oleh anggota grup, yang ditunggu hingga jangka waktu tertentu. Nah, topik tersebut beserta pertanyaannya dibawa ke ustadz kemudian jawabannya diposting. Jika ada pertanyaan, bisa dibatasi dalam waktu tertentu dengan jumlah yang ditentukan untuk kemudian dikroscek ulang (tentunya pertanyaan ini harus berbobot dan disampaikan dengan ahsan).

Haha, ini bayangan saja. Soalnya banyak dari kita senang menyampaikan sesuatu dari internet, yang seringkali disanggah dengan alasan “kitab internetiyyah”. Saya pikir selama sumber tersebut kredible (misal yayasan, pesantren, media atau institusi islam) dan mencantumkan sumber pernyataan darimana (yang juga terpercaya), seperti halnya ketika kita mensitasi paper, maka tak apa jika internet itu dijadikan sumber pengetahuan kita terhadap Islam. Saya yakin, teman-teman dalam grup sangatlah haus ilmu. Nah, daripada kita berdebat dengan hanya melihat dari satu sisi, mending kita hadirkan sang ahli yang mampu mengemukakan perbedaan tersebut. Benar nggak? (Kalo nggak, ya udah :p)

Just my opinion.

2 pemikiran pada “Just ordinary idea : “debat ini harus diakhiri”

  1. hehehe..i know what do you mean, mbak🙂
    akhir2 ini emang grup kesayangan kita lagi diserang,jadi deh perang urat syaraf ;p

  2. Ndak apa2 sih sebenarnya, tapi ya diskusinya harus sehat dengan menggunakan kalimat yang santun dan bersahabat (JMMI banget)😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s