Mimpi besar itu, semoga!

Mereka memiliki cita-cita menyatukan umat. Mereka memiliki asa membumbung tinggi demi mengembalikan kejayaan kamu muslimin. Mereka menyimpan mimpi itu, masing-masing di hatinya. Dengan tekad itu, mereka berjanji memperjuangkan mimpi-mimpi itu dimanapun mereka berada nantinya.

Dengan niat tulus, mereka bergerak di sekitar. Mereka memiliki keoptimisan menatap masa depan. Semangat mereka berkobar menyala-nyala. Mereka tangguh, menurut penilaian saya, dengan segala keterbatasan. Mereka adalah bagian dari sedikit pemuda yang menginginkan peradaban yang lebih baik dengan konsep penerapan Islam secara syumuliyah. Mereka adalah kedua orang yang sangat saya kenal pribadinya. Semoga bisa istiqomah di jalan ini, kawan🙂

Ingin rasanya umat Islam tidak lagi memisahkan antar agama dengan kehidupannya.
Ingin rasanya umat Islam bersatu dan bersinergi tanpa memandang perbedaan-perbedaan yang terbentang. Bersatu dalam satu bingkai persamaan : Al-Qur’an dan Hadist.
Ingin rasanya umat Islam menjadi generasi Qur’ani, yang menaruh akhirat di hati dan dunia di tangan. Seperti masyarakat Gaza saat ini yang telah menaruh Al-Qur’an di dada mereka. Siapa bilang orang Gaza yang berbahasa Arab bisa dengan lancar membaca Al-Qur’an? Mereka bahkan tak malu ketika berkali-kali dikoreksi bacaannya saat membaca Al-Qur’an karena kesalahan tajwid atau makhrajul huruf.

United as Ummah!
#Jazakillah sudah menginspirasi hari ini, ukh. Saya masih harus banyak belajar dari kalian berdua🙂

2 pemikiran pada “Mimpi besar itu, semoga!

  1. Dari gerakan islam transnasional hingga gerakan islam tradisional,
    Dari pengusung dakwah struktural hingga dakwah kultural,
    Dari penikmat karya2 Hasan al Banna, Taqiyuddin an Nabhani, hingga Syaikh Utsaimin

    Gimana cara mempersatukannya mbak?🙂

    Isi blognya bagus mbak…

  2. Tak masalah berbeda, dek. Yang penting saling menghormati antar gerakan selama ada dalil yang kuat. Cara mempersatukan umat : Tinggalkan ashobiyah berlebihan, hindari perpecahan karena masalah furuiyah (jika terpaksa, berdebatlah dengan cara yang baik), serta punya semangat bersatu dalam menyelesaikan masalah-masalah umat : kemiskinan, pengangguran dll.

    Mengutip tweet ust. Felix Siauw: Tumbuhkan kelembutan sesama saudara, ramaikan sapa dan salam sesama pejuang. Berdiamlah dalam perbedaan dan bersorak dalam kesamaan. Tetaplah bergerak demi Islam, tetaplah bergerak hingga menang!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s