Belajar memantaskan diri

Seringkali kita berpikir kita bisa melakukannya ketika amanah itu teremban di pundak..
Namun ketika bermuhasabah atas apa yang telah dilakukan, rasa tak pantas itu akan selalu ada membayang..
Tak pantas karena amalan yang belum istiqomah
Tak pantas karena tabiat buruk yang tak bisa diubah
Tak pantas karena apa yang dicitakan belum tercapai seutuhnya
Tak pantas. Tak pantas. dan tak pantas yang ada di pikiran kita. Rasa rendah diri memang tak pelak selalu melekat di dada, ketika kita tidak yakin akan kemampuan diri sendiri.

Lagi-lagi ada bisikan kecil dalam hati, “Jika merasa tak pantas, maka belajarlah untuk memantaskan diri..”
Memantaskan diri memang penting. Apa kita mau selamanya menjadi kekurangan hal dalam hidup? Apa kita tak bisa membuktikan bahwa diri kita pantas? Lalu, jika di kanan kita surga dan di kiri neraka, apakah kita menunggu pantas dulu untuk masuk surga, padahal umur belum tentu panjang dan kematian bisa kapanpun datang menjemput? Ya, pantas atau tidak, tergantung kita. Kitalah yang mengusahakan dan biarlah Allah yang menilai.

Ganbatte kudasai!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s