Sekilas adik binaan, sumber semangatku^^

Sungguh setiap ada perjumpaan, pasti ada perpisahan. Raut wajah yang polos, sikap yang manja, ditambah dengan senyuman yang melegakan. Ah, pasti saya akan sangat merindukan saat itu.. Itulah potret adik binaan BPU JMMI ITS. Meski dulu sempat menangis karena lelah sangat dan karena sebagian waktu saya habis untuk mengajar mereka (bayangkan, dengan ritme empat kali seminggu. Belum lagi membantu mengaji ke ibu binaan saat malam menyapa. Ini pas di awal kepengurusan, saat saya belum bisa membagi sumber daya manusia yang ada). Berikut profil adik binaan super ceria^^

Image

Yang ini namanya dek Silvi. Kata teman pengajar, mukanya mirip saya, hehe. Saya sendiri cuma ketawa. Alih-alih berseloroh padanya, “Jangan-jangan kamu adekku yang tertukar”. Sempat ada sesi foto-foto saya dengan adiknya. Saya pun terus penasaran dengan kemiripan kami berdua di bagian mananya ketika melihat hasil fotonya. Si kecil Silvi, adalah anak perempuan yang cerdas diantara teman-temannya yang lain yang seusia. Masih TK, dengan tingkah laku yang menggemaskan dan agak pemalu. 

Image

Nah, kalo si kecil berbaju ungu ini namanya Devi. Dia adik binaan di Medokan yang paling sering datang dibanding yang lain, juga sebagai penghibur di kala sepinya adik yang datang untuk belajar. Si kecil pendiam yang selalu minta diberi soal perkalian dengan hasil di bawah lima puluh. 3×3, 3×7, 4×8 dll.

Image

Nah, kalo yang ini anaknya pak Poyo(bener ga ya?). Ya Rabb, pas liat muka anak ini, bener-bener nggemesin. Polooos banget. Belum ada gerak-gerik nakal anak laki-laki. Barangkali saya belum terlalu kenal karena saya jarang ngajar adiknya (cuma pernah sekali). Tapiiii dari sepintas, beneran masih lugu banget >__<

Image

Kalo yang ini, 3 bersaudara, Farhan, Burhan dan Reyhan. Trio nakal yang sempat kami ajar spesial momen Ramadhan di sebuah rumah depan SD Muhammadiyah karena permintaan seorang bapak. Meskipun mereka super nakal, mulai dari melakukan perosotan melalui tiang tangga, naik atap rumah, corat-coret tembok, lari-lari, kadang juga suka memukul saudaranya yang lain, tapi ketika kami datang, mereka menyambut sukacita sambil berlari, kadang juga dengan menggandeng tangan kami menuju ruangan mengajar. Memang sepertinya mereka butuh perhatian ekstra. Mungkin juga kenakalan itu terjadi karena mereka butuh perhatian..

Nah, mungkin cukup itu saja sekilas tentang adik binaan. Sebenarnya masih banyak sekali. Harapan saya dimanapun mereka berada, jagalah mereka ya Allah.. Merekalah yang selalu mengobati kegalauan saya karena tugas yang menumpuk, masalah yang menerpa, dll. Dan obat itu adalah gerak penuh semangat mereka serta senyuman tulus penuh arti. Bersama mereka, saya seolah kembali mengingat masa kecil yang menyenangkan. Dan sesungguhnya merekalah yang banyak memberi pada saya..

Ah, rindu!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s